Seruan “People Power” dari Amien Rais Tak Perlu Dikhawatirkan

120

 

Wacana pengarahan massa atau “people power” terkait jalannya Pemilihan Umum (Pemilu) yang disampaikan Amin Rais tak perlu dikhawatirkan. Sebab, kontestasi politik tersebut akan berjalan aman dan lancar.

Demikian analisis dari pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo. Menurutnya, pemilu kali ini juga tidak akan ada gangguan yang cukup signifikan baik pada hari pencoblosan, juga setelah pemilu nanti.

“Masyarakat tidak perlu khawatir saat ini meski Amien Rais sempat melontarkan pernyataan soal “people power”, saya yakin tidak akan mampu menggerakan massa,” kata Karyono dalam diskusi di gedung MNC, Jakarta, Rabu (10/4).

Karyono menyebutkan pengaruh ketokohan atau tingkat popularitas Amien Rais sudah semakin menurun. Begitu juga yang terdapat dalam berbagai hasil survei yang menguji tingkat popularitas seorang tokoh.

Meski demikian, Karyono menambahkan, menjelang pencobolasan yang harus di waspadai adalah meningkatnya jumlah berita bohong atau soal hoaks yang masih menyisakan masalah.
Ia memprediksi produksi hoaks tak akan berhenti sampai hari pencoblosan pada 17 April 2019.

“Hoaks sekarang seperti sebuah industri, trendnya terus meningkat seperti dari data Kemenkominfo bahwa sepanjang Agustus 2018-Maret 2019 ada 1.224 konten hoaks di mana 331 di antaranya bermuatan politik,” ucapnya.

Karyono juga memprediksikan hoaks, kabar bohong tersebut akan berhenti sampai pada Pemilu 2019.

Masalah lain menurut Karyono adalah adanya ajakan golput atau tidak memilih.
Meskipun golput adalah hak atau pilihan akan tetapi kata dia, sebaiknya menggunakan hak pilih. Karena jika golput pertama hilangnya kesempatan memilih pemimpin.

“Sudah jelas ya hilang kesempatan memilih pemimpin, soal tidak ada pilihan misalnya. Harus dilihat program ke depan seperti apa silahkan. Jadi saya pribadi menghibau kepada generasi milenia dan semuanya gunakan hak pilih dan jangan golput,” tandasnya.

Penulis: Naufal

Leave A Reply

Your email address will not be published.