Potret Indonesia Jaman Old! Jangan Kaget Yah Melihatnya!

Dok. istimewa
209

ARTERI NEWS — Indonesia jaman dulu tentu berbeda dengan indonesia saat ini. Yap, negeri ini telah banyak berubah kearah yang lebih maju. Semua itu dapat terlihat dari banyaknya bangunan megah, moda transportasi modern, teknologi yang canggih hingga fashion beraneka ragam.

Namun, pernah gak guys terbayangkan gimana potert Indonesia pada jaman dulu? Dimana semua itu masih dapat disebut jadul. Nah, terkait hal tersebut, redaksi Arteri News telah mengumpulkan berbagai potert Indonesia jaman dulu dari berbagai sumber. Penasaran? simak saja nih guys potret tanah air jaman old berikut ini:

1. Macet di Jakarta Pada Tahun 1971

Dok. istimewa

Siapa bilang Jakarta zaman dulu nggak ada macet, guys? Foto ini diambil di Jakarta pada tahun 1971. Kondisi jalanan tersebut terlihat cukup padat dipenuhi mobil-mobil khas pada zaman dulu.

2. Pasar Tanah Abang Jakarta

Dok. istimewa

Siapa sih yang nggak tahu Tanah Abang? Pernah kepikiran nggak sih Tanah Abang zaman dulu tuh gimana ya? Nah, kayak gini nih suasana Pasar Tanah Abang zaman dulu, nggak pernah sepi ya, guys. Sayangnya foto ini nggak diketahui diambil tahun berapa.

3. Sunday Morning Ride

Dok. Istimewa

Waaah, keren banget kan mereka, guys? Sunmori sambil bawa vespa dan pakai kacamata hitam. Apa jangan-jangan mereka juga idaman cewek-cewek saat itu ya, guys? Hihihi.

4. Stasiun Meester Cornelis

Dok. Istimewa

Ada yang tahu nggak stasiun ini ada dimana? Pasti kalian masih asing banget deh sama nama stasiun ini. Kalo Stasiun Jatinegara pasti pada kenal kan, guys? Pastinya dong. Nah, Stasiun Jatinegara sebelum kemerdekaan bernama Stasiun Meester Cornelis adalah sebuah stasiun kereta api di daerah Jatinegara, Jakarta Timur. Stasiun ini merupakan stasiun bertemunya tiga jalur, yaitu jalur ke Pasar Senen, jalur ke Manggarai, dan jalur ke Bekasi. Setiap harinya dilewati sekitar 350 kereta api. Di dekat stasiun ini terdapat dipo lokomotif. Sudah tahu dipo lokomotif belum, guys?  Dipo lokomotif adalah tempat menyimpan, menyiapkan, melakukan pemeriksaan, memelihara, dan perbaikan ringan agar lokomotif siap untuk melakukan tugasnya menarik rangkaian kereta api.

5. Malioboro di Tahun 1948

Dok. istimewa

Bukan cuma kalian aja nih guys yang bisa modis, mereka juga nggak mau kalah lho! Dua jempol deh buat mereka!!!

 

6. Pasar Mampang Prapatan

Dok. Istimewa

Unik banget kan cara jualan mereka? Foto ini diambil di Pasar Mampang Prapatan di tahun 1951.

7. Gerhana Matahari Total di Yogyakarta

Dok. istimewa

Pada tanggal 11 Juni 1983, sekelompok pemuda terlihat menabuh bunyi-bunyian di jalanan saat terjadi gerhana matahari total. Di foto itu terlihat mereka membawa kentongan dan kenong yang dibawa beramai-ramai. Nah, saat itu juga disebut “Hari Pembodohan Nasional” oleh para cendekiawan Indonesia lho, guys. Hal itu karena pemerintah pada saat itu memperingati penduduk untuk diam di rumah, menutup jendela, dan mengimbau agar penduduk menyaksikan gerhana melalui saluran televisi saja, sedangkan orang-orang asing malah berduyun-duyun keluar mencari spot terbaik untuk melihat gerhana matahari total saat itu.

8. Potret Pengemis di Tangerang

Dok. Istimewa

Sedih nggak sih ngeliatnya, guys? Mereka hidup miskin dan harus menggelandang buat mendapatkan makanan yang sulit banget mereka dapatkan waktu itu karena imbas dari perang kemerdekaan dan penjajahan Jepang. Foto ini diambil di Tangerang pada tahun 1947.

9. Penjual Sate Ayam di Madiun

Dok. Istimewa

Foto penjual sate ayam ini diambil di Saradan, Madiun, Jawa Timur pada tahun 1951. Hmm, jadi ngerasa lapar nggak sih? hihihi.

10. Agresi Militer Belanda

Dok. Istimewa

Ada hal menarik yang diabadikan saat Agresi Militer Belanda pada tahun 1947-1948. Terlihat dua orang Tentara Belanda senang sekali menikmati musik sunda. Satu orang sedang memetik kecapi, dan yang satu lagi terlihat asyik berjoget jaipongan dengan musik kecapi yang sedang mengalun. Nah, kita juga nggak boleh kalah nih dari mereka. Kita juga harus senang dan bangga sama budaya-budaya yang ada di Indonesia ini ya, guys.

Gimana, guys? Sudah kerasa kayak punya mesin waktu sendiri belum? Sudah nggak penasaran lagi kan sama Indonesia tempo dulu? Seru ya bisa tahu Indonesia tempo dulu, guys.

Penulis: Sarah

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.