PCNU Ajak Masyarakat Untuk Rekatkatan Kesatuan dan Persatuan

147

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU)  Kota Cirebon l, berharap masyarakat dapat kembali bersatu dan merajut persaudaraan paska Pemilihan Umum Serentak 2019. Organisasi ini juga mendukung TNI dan Polri yang terus berupaya merekatkan kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia.

Tak lupa, PCNU Cirebon turut mengingatkan kepada masyarakat, khususnya umat muslim, untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan di bulan Ramadha ini. Soal pemilu, mereka sangat mengapresiasi semua penyelenggara yang telah berkerja secara profesional.

Wakil Ketua PCNU Kota Cirebon KH Andi Yusuf. (Dok. Istimewa)

“Kita juga sama-sama berdoa untuk kebaikan bangsa dan negara. Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk kembali bersatu dan merajut persaudaraan untuk keutuhan NKRI,” ucap Wakil Ketua PCNU Kota Cirebon KH Andi Yusuf di Cirebon di Cirebon, Kamis (23/5/2019).

Menanggapi adanya kabar tentang seruan jihat dalam kontestasi politik kali ini, Kiai Andi berpendapat kalau tindakan yang berujung anarkis itu tidak ada di peperangan Rasulullah.

Kata Kiai Andi, perintah perang atau jihad itu datangnya selalu dari Allah, tidak serta merta dari pribadi Rasulullah dan sebelum perang tersebut dilakukan. Artinya, ada upaya damai terlebih dahulu yang dilakukan dengan mengirimkan utusan. Jika sudah dilakukan, tidak bisa kemudian akhirnya mendapatkan perintah dari Allah.

“Itulah baru jihad sebenarnya di dalam peperangan untuk agama Islam, dan sekarang dengan konteks seperti itu tidak bisa disamakan dengan aksi-aksi apalagi yang berujung anarkis dengan jihad. Nah di bulan ramadhan inilah jihad yang terbesar dan sesungguhnya yaitu jihad melawan hawa nafsu, menahan hawa nafsu untuk tidak terprovokasi dan menjaga tali persatuan dan kesatuan,” tandasnya.

Penulis: Hardja

Leave A Reply

Your email address will not be published.