Apresiasi TNI dan Polri Yang Amankan Pemilu Serentak

134

Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak, 17 April 2019, berlangsung tertib dan aman. Ketua DPR RI Bambang Soesatyo pun mengapresiasi Polri dan TNI yang telah mengamkan jalannya pesta demokrasi 2019.

Bambang menganggap kesigapan TNI dan Polri, mulai dari proses kampanye, pemungutan suara, perhitungan, hingga rekapitulasi suara, terlihat kompak dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Istimewa)

“Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah menunjukan duet maut membawa institusi TNI dan Polri tetap netral selama Pemilu 2019. Terbukti, siapapun yang melakukan pelanggaran langsung ditindak tegas tanpa pandang bulu, sehingga bisa meredam potensi terjadinya kerusuhan. Berkat kerja keras keduanya, TNI dan Polri bisa memberikan ketenangan sehingga masyarakat bisa nyaman dalam memberikan suaranya,” ujar Bamsoet di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (18/04/19).

Ketua DPR yang juga sedang bertarung dalam pemilihan legislatif ini, mengajak masyarakat agar melupakan segala perbedaan yang terjadi selama kampanye. Usai menunjukan kedewasaan dalam berpolitik dengan memberikan suaranya di TPS, kini masyarakat dituntut bijaksana menunggu hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Seluruh hasil quick count yang dikeluarkan oleh lembaga survei kredibel yang terdaftar dalam Perhimpunan Survei Opini Publik (PERSEPI) memenangkan pasangan Joko Widodo – KH Maruf Amin di Pilpres 2019. Namun demikian, baik pendukung Joko Widodo – KH maruf Amin maupun pendukung Prabowo Subianto – Sandiaga Uno harus tetap tenang. Kita tunggu hasil resmi penghitungan KPU nanti. Tidak perlu ada pengerahan massa maupun euforia berlebihan yang bisa memancing kekisruhan,” tutur Bamsoet.

Lalu ia juga meminta para elite partai politik tidak perlu memanasi pendukungnya dengan melancarkan sejumlah agitasi dan propaganda yang menyesatkan. Berikan kesempatan kepada KPU untuk menunaikan tugasnya hingga tuntas sampai ke hasil final rekapitulasi penghitungan suara.

“Jikapun nantinya ada elite politik yag masih belum puas, silakan tempuh jalur hukum sesuai ketentuan perundangan yang berlaku. Tidak perlu korbankan rakyat hanya demi ambisi kekuasaan yang semu. Elite politik justru harus mendukung TNI dan Polri dalam menjaga suasana tetap kondusif, sambil memantau KPU menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin,” tegas Bamsoet.

Bamsoet meyakini dengan soliditas TNI dan Polri saat ini, Indonesia akan bisa menyelesaikan proses Pemilu 2019 tanpa perlu mengorbankan rasa persaudaraan sebangsa.

“Banyak yang ingin mengadu domba TNI dan Polri, maupun menyeret mereka ke ranah politik praktis. Namun dibawah pimpinan Marsekal Hadi Tjahjanto dan Jenderal Tito Karnavian, TNI dan Polri telah menunjukan loyalitasnya kepada bangsa dan negara Indonesia. Bukan kepada ambisi kekuasaan. Salut untuk TNI dan Polri,” pungkas Bamsoet.

Penulis: Jurnal

Leave A Reply

Your email address will not be published.